Seoranglelaki yang merindukan gadis yang dicintainya, akan tetapi gadis tersebut kepunyaan orang lain. Contoh Ayat. Daus bagai pungguk rindukan bulan, manakan tidak gadis yang dicintai akan berkahwin dengan lelaki pilihan dari keluarganya. Sesuatu perkara atau hajat yang diinginkan yang mustahil untuk kita perolehinya. Buletinterkinicom, Lima puluh kota -- Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia(LDII) Kabupaten 50 Kota, Yang di ketuai H. rasanyawuuenak vrooh.. :ngakak :1thumbup asiiikkk, boleh gan ane cicipin 1 aja gan :malus Saat ku duduk sendiri dan tak berteman Sepi, mencoba larikan diri dari malam Dekat, mendekati engkau bintang pujaan Lalu, rebahkan dirimu di dalam pangkuan Semakin dekat diriku denganmu Semakin kurasakan Indahnya malam, takkan sanggup gantikan Bagai pungguk rindukan bulan Sempurna malam, sangat ingin ku genggam Aku pungguk rindukan bulan Biar PunggukMerindukan Bulan. Malam benderang. Bulan purnama telah mencapai puncak langit. Seperti biasa musim hujan cukup lama di kota itu. Atap, pohon, dan jalan-jalan tidak pernah kering. Orang-orang berpayung ke mana-mana. Lagu yang liriknya adalah ciptaan Ita, dulu dia pernah meminta Ivan untuk menciptakan lagu dari lirik yang BagaiPungguk Merindukan Bulan.. Mungkin kalimat yang bisa mewakili aku untuk menulis di sini, kalimat yang aku jadikan stempel di hidupku. Pernah ada rasa bahagia bila berada di sampingnya, ada kenyamanan yang bisa membuat aku merasa terjaga, yang pada intinya aku bisa merasakan ada seseorang yang mau dan selalu menerima aku. Tapi.. itu semua qwXDT. bagai pungguk merindukan bulan lirik, bagaikan pungguk merindukan bulan lirik, Pungguk Merindu lirik PUNGGUK MERINDUBy The Melodrama *************** tolong ajarkan aku menilai jarak agar tak jauh langit dan bumi tolong berikan padaku kesempatan hingga tak ada ucap bagai pungguk rindukan bulanapa pantaskah aku mencintaimu katakan sayangtolong ajarkan aku menilai jarak agar tak jauh langit dan bumi tolong berikan padaku kesempatan hingga tak ada ucap bagai pungguk rindukan bulanapa pantaskah aku mencintaimu katakanlah sayang, katakanlah sanggupkah cinta kaburkan perbedaan katakanlah sayang, katakanlahapa pantaskah aku mencintaimu katakanlah sayang, katakanlah sanggupkah cinta kaburkan perbedaan katakanlah sayang, katakanlahajarkan aku memahami arti cinta yang di dalamnya tak pernah ada jurang pemisah katakan padaku agar ku mengerti, sayang ooh EGOSENTRIS *************** jangan mudah katakan pisah saat kita takkan mampu lalui sepinya waktu tanpa dirinyakadang kita bosan dengan keadaan tak khayal hal kecil picu pertengkaran kadang kita angkuh saling menyalahkan tak lapangkan hati untuk memaafkanterkadang kita lupa dan emosi meraja tak berpikir panjang timbul penyesalanjangan mudah katakan pisah saat kita takkan mampu lalui sepinya waktu tanpa dirinyajangan mudah katakan pisah saat kita takkan mampu lalui sepinya waktu tanpa dirinya jangan mudah katakan pisah dari emosi sesaat ternyata ego takkan mampu bunuh rasa rindu Judul Pungguk Rindukan Bulanperjalanan kutempuhi berliku sedalam lautnamun mengapa kau sanggup begini meninggalkan kumana sumpah dan janjimu yang kau ucapkan dahulumusnah segala aku yang meranakini diriku bak punguk rindukan bulantak tentu arah kemana harus melangkahmadu kuberi racun yang kau balas pada kucinta yang suci mahligai yang kita binahingga akhir nyakebahagiaan tlah musnahditelan waktu yang berlalumerana kecewa hatiku hancur berderamungkin ini kasih takdirnya ilahibiarlah semua ini kutanggung sendiribiarlah semua ini kutanggung sendirikini diriku bak punguk rindukan bulantak tentu arah kemana harus melangkahmadu kuberi racun yang kau balas pada kucinta yang suci mahligai yang kita binahingga akhir nyakebahagiaan tlah musnahditelan waktu yang berlalumerana kecewa hatiku hancur berderamungkin ini kasih takdirnya ilahibiarlah semua ini kutanggung sendiribiarlah semua ini kasihkutanggung sendiri ho.. 03 Minggu Jun 2012 Ibarat Seekor Pungguk Yang Merindukan Bulan Ku Terjebak Dalam Galaunya Sebuah Perasaan Jika Saja Ku Bisa Terbang Bebas Tuk Raih Keindahanmu Yang Luas Akan Ku Curahkan Sgala Asa Yang Ada Tapi Apa Mungkin Semua Itu Akan Jadi Sebuah Kenyataan Sebab Ku Hanya Seekor Pungguk Yang Hanya Bisa Rindukan Bulan Bersama Gelapnya Malam Ku Selalu Menantikan Engkau Kan Datang Ibarat Seekor Pungguk Yang Hanya Bisa Merindukan Rembulan Mungkin Ku Hanya Bisa Mimpikanmu Setiap Malam Tanpa Harus Berharap Semua Jadi Kenyataan Jika Saja Ku Bisa Terbang Bebas Tuk Raih Keindahanmu Yang Luas Akan Ku Curahkan Sgala Asa Yang Ada Tapi Apa Mungkin Semua Itu Akan Jadi Sebuah Kenyataan Sebab Ku Hanya Seekor Pungguk Yang Hanya Bisa Rindukan Bulan Bersama Gelapnya Malam Ku Selalu Menantikan Engkau Kan Datang Ibarat Seekor Pungguk Yang Hanya Bisa Merindukan Rembulan Sayang Ku Takkan Pernah Bisa Berikan Ungkapan Yang S’lama Ini Kupendam Didalam Hatiku, Serta Jiwaku Untuk Dirimu Bagai pungguk merindukan bulan Arti pepatah ini merindukan sesuatu yang mustahil untuk diraih. Arti dari pungguk sendiri yaitu Sejenis burung hantu. atau ada yang mengatakan pungguk yaitu sejenis burung yang suka hinggap di pohon yang tinggi dan bernyanyi pada malam hari, terutama pada bulan purnama. Konon, pada malam terang bulan itu, burung pungguk itu sangat merindukan Putri Bulan. Ia mengalami patah hati karena cintanya tak sampai. kisah dari pepatah ini adalah sbb, kisah ini diambil dari forum Zaman dahulu di bulan terdapat sebuah taman yang amat indah. Di taman itu tumbuh pohon-pohonan hijau yang dihuni oleh berbagai macam burung. Di tengah-tengahnya ada sebuah kolam yang berlumpur. Dari dalam kolam itu menyembul berjenis-jenis bunga teratai. Di sekeliling pagar kolam itu bermekaran bunga-bungaan aneka warna. Keindahannya sungguh menawan setiap gadis dan pemuda yang lewat. Suatu sore, menjelang matahari tenggelam, seorang gadis cantik berjalan-jalan di taman itu. Nama gadis itu Putri Bulan. Ia diiringi beberapa gadis dayang-dayang antara lain Awan dan Mega. Dari pohon-pohon terdengar nyanyian burung yang bersahut-sahutan, seolah-olah mengiringi perjalanan putri itu. Burung-burung besar sepeti Garuda, Rajawali dan Gandasuli, bertugas mengawasi kalau-kalau ada pemuda iseng yang mengganggu putri itu. Ada seorang pemuda tampan, namanya Si Pungguk. Ia juga ingin menikmati keindahan taman itu. Dilihatnya Putri Bulan yang cantik itu memetik beberapa kuntum bunga. Ketika mata pemuda itu bertatapan dengan Putri Bulan, seketika pemuda itu jatuh cinta. Demikian pula Putri Bulan. Ia sangat terpesona melihat ketampanan pemuda itu. Burung Garuda yang sejak tadi mengawasi gerak-gerik pemuda itu, tiba-tiba hinggap di depannya. “Hai, Pungguk!” bentaknya. “Jangan coba-coba mendekati Putri Bulan! Kau rakyat jelata! Ayo pergi jauh!” katanya sambil mengepakkan sayapnya lebar-lebar. Sebelum pergi Si Pungguk membuang pandang sekali lagi kepada Putri Bulan. Putri Bulan pun membalasnya dengan senyum. Sesungguhnya gadis cantik itu sangat kecewa melihat tindakan Garuda yang tidak santun itu. Apa boleh buat! Pemuda tampan itu harus meninggalkan tempat itu dengan hati yang tergores. Sebuah bintang yang melihat kejadian itu sangat kasihan kepada Si Pungguk. Bintang itu mendekat. “Kasihan kau Pungguk!” katanya. “Percuma kau mencintai Putri Bulan. Ia gadis bangsawan, sedangkan kau orang kebanyakan. Sebaiknya kau pergi ke puncak gunung. Berdoalah di sana dan lupakanlah segalanya!” Namun pemuda tampan itu tidak mau menyerah. Ia tidak bisa melupakan pandangan pertama gadis cantik itu. Demikian pula Putri Bulan. Sejak kejadian itu, gadis bangsawan itu sangat rajin pergi ke taman. Ia berpesan kepada Awan dan Mega, agar memberi kesempatan kepada pemuda itu untuk menjumpainya. “Aku cinta padamu!” demikian kata pemuda itu dalam sebuah kesempatan. “Aku pun mencintaimu,” jawab Putri Bulan. “Tapi sayang, ayahku telah menjodohkanku dengan pemuda lain. Sekarang cepatlah pergi! Banyak burung yang mencurigai pertemuan kita.” “Jadi putri bangsawan itu mencintaiku. Aku tidak bertepuk sebelah tangan,” demikian bisik hati Si Pungguk. Sesaat ia merasa senang, tetapi kemudian ia bersedih. Apa maksud kata-kata Putri Bulan yang terakhir itu? Bukankah hal itu berarti sang kekasih akan menjadi milik orang lain? Demikian pertanyaan yang muncul di benaknya. “Makanya, ikutilah nasihat si Bintang,” kata burung merpati yang hinggap di sebelahnya. “Cintamu sia-sia saja! Janganlah bersedih, lupakanlah semuanya dengan berdoa di puncak gunung!” Siang-malam Si Pungguk merenung. Tidak mudah menyembuhkan hati yang terluka. Kadang-kadang ia menyesali diri, mengapa ia lahir sebagai orang kebanyakan. Ah, tidak! Ia akan mencoba mengikuti nasihat si Bintang dan si Merpati. Ia pergi ke puncak gunung. Di sana ia merenung dan berdoa selama empat puluh hari. Aman, “Folktales from Indonesia”, Jambatan, 8 th. ed.,1999 Seorang lelaki yang merindukan gadis yang dicintainya, akan tetapi gadis tersebut kepunyaan orang lain. Contoh Ayat Daus bagai pungguk rindukan bulan, manakan tidak gadis yang dicintai akan berkahwin dengan lelaki pilihan dari keluarganya. Sesuatu perkara atau hajat yang diinginkan yang mustahil untuk kita perolehinya. Bagi memahami akan penceritaan tersebut tentang sesuatu yang dihajati dan bagaimana peribahasa di atas menggambarkannya, boleh dirujuk di Artikel ini. Ayat Pendek Peribahasa Lain Tekun belajar perkara yang sukar sehingga berjayaBerlenggang jalan dengan agak perlahanSifat anak seakan-akan bayangan dari ayahnya.

bagai pungguk merindukan bulan lirik